Selasa, 17 September 2019 | 03:35 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Inovasi
Selasa, 02 Juli 2019 20:02

ALFI Gandeng Peruri Kembangkan Digital Security untuk Usaha Logistik

Aidikar M. Saidi

JAKARTA - Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) dan PT Peruri Digital Security, salah satu anak perusahaan Perum Peruri, bekerja sama mengembangkan sistem label, segel security terpersonalisasi secara online untuk penyedia jasa logistik.

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi dan Direktur Utama PT Peruri Digital Security Ade Rachmat Rafli di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Kerja sama tersebut sejalan dengan upaya ALFI mengembangkan digitalisasi logistik melalui program Smart Logistics untuk menyongsong era Industri 4.0, yang tentunya tidak lepas dari aspek keamanan.

Smart Logistics menyediakan modul-modul impor, ekspor, track and trace, rantai pasok hingga last mile delivery. Track and trace mencakup transportasi laut, darat dan udara, Internet of Things (IoT), pergudangan, depo dan data exchange, dan sektor perbankan untuk menunjang trade financing.

"Untuk itu, ALFI perlu mengembangkan digital security," kata Yukki yang juga Chairman Asean Freight Forwarder Association.

Dia menambahkan, kerja sama global terkait platform teknologi berbasis communities network akan menumbuhkan keyakinan bagi anggota ALFI untuk menggunakan platform Smart Logistics tersebut.

Platform ini diharapkan bisa beroperasi di tingkat ASEAN, beberapa negara Timur Tengah, AS, Jepang, Kanada, China dan Amerika Latin dengan standar keamanan digital yang mumpuni.

Keamanan digital tersebut mencakup teknologi otomatisasi dengan teknologi siber dan merupakan tren otomatisasi dan pertukaran data, termasuk cyber-fisik, IoT, komputasi awan (cloud-based) dan komputasi kognitif (cognitive computing, self-learning system) serta community-based.

"Outputnya akan tercipta kolaborasi global dan kemudahan bisnis proses logistik bagi para anggota ALFI," tambah Yukki.

Menurut dia, tahap awal sosialisasi akan dilaksanakan setidaknya di 5 wilayah DPW ALFI, yakni DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Makassar dan Medan (Belawan). "Saya optimistis target integrasi global platform ini bisa terlaksana pada kuartal ketiga 2019," ujarnya.

Yukki mengungkapkan, ALFI mengembangkan rantai pasok berbasis digital guna meningkatkan daya saing Indonesia menjadi negara kompetitif, dinamis dan inovatif. "Upaya ini tentunya tidak bisa bergerak sendiri, dibutuhkan kolaborasi dari dalam negeri dan luar negeri."

Pembangunan kolaborasi digital platform ini juga mencakup berbagai fitur, seperti global manifest, cross border trade connectivity, dan supply chain service orchestration sehingga ALFI bisa menjadi trade facilitator dan community network. (hlz/hlz)


Komentar