Kamis, 14 November 2019 | 18:22 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Sabtu, 20 Juli 2019 11:38

Saingi Singapura, IPC dan Pelindo I Siap Kembangkan Pelabuhan Batu Ampar

Translog Today
(IPC)

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC bersama Pelindo I menyiapkan kerja sama operasi pengelolaan Pelabuhan Batu Ampar beserta area pendukungnya di Batam, Kepulauan Riau.

Persiapan kerja sama itu dituangkan ke dalam Perjanjian Induk yang ditandatangani oleh Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya, Direktur Utama Pelindo I Dian Rachmawan, dan Direktur Utama PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam (Persero) Djuhaery di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Perjanjian Induk tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah ditandatangani pada 2018, yaitu MoU antara Pelindo I dan Pelindo II, serta kerja sama antara Pelindo I dan Badan Pengusahaan Batam. Selain itu, sesuai dengan arahan Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Dirut IPC pada 24 Juni lalu.

"Wapres memerintahkan IPC untuk melakukan langkah-langkah strategis mengembangkan pelabuhan di Batam agar memiliki kemampuan dan daya saing yang sama dengan pelabuhan di negara tetangga, Singapura." ujar Elvyn.

Perjanjian Induk meliputi kerja sama operasi pengelolaan Pelabuhan Batu Ampar, yakni transformasi layanan operasional, business process, penyediaan sistem, penyediaan sumber daya yang diperlukan, serta fasilitas pendukung lainnya dalam pengelolaan Pelabuhan Batu Ampar.

Saat ini, Pelabuhan Batu Ampar yang dikelola oleh BP Batam melayani distribusi barang dan penumpang. Pengembangan pelabuhan ini akan dilakukan dengan merevitalisasi infrastruktur seperti pengerukan alur laut, penataan container yard (CY), lahan, dan gudang.

Selain itu, penambahan/perkuatan dermaga untuk menambah kapasitas pelabuhan, serta modernisasi peralatan dan memperbaiki sistem bongkar muat.

"Menyadari adanya potensi bisnis jasa kepelabuhanan bertaraf internasional dan letak strategis Batam dalam jalur pelayaran dunia, modernisasi Pelabuhan Batu Ampar diharapkan mampu menarik pasar pengguna jasa pelabuhan di Singapura," kata Elvyn.

Edwin Hidayat Abdullah, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN, berharap sinergi IPC dan Pelindo I dengan PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam mampu mengembangkan Pelabuhan Batu Ampar sehingga berkontribusi positif bagi perekonomian dan kesejahteraan di Batam.

"Saya berharap sinergi antara ketiga BUMN yang sudah sangat berpengalaman mengelola pelabuhan dan layanan logistik, akan mempercepat terwujudnya Batu Ampar menjadi pelabuhan dengan layanan unggul dan berstandar internasional," ujarnya.

Menurut dia, kerja sama tersebut merupakan sinergi strategis untuk memperkuat jasa kepelabuhanan di Indonesia dan bagian dari implementasi nawacita Presiden dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Perjanjian ini menjadi dasar kesepakatan dan komitmen dalam penyiapan kerja sama operasi pengelolaan Pelabuhan Batu Ampar beserta area pendukungnya di Batam.

Persiapan pelaksanaan rencana kerja sama melalui pertukaran informasi/data yang diperlukan, penyusunan kajian kelayakan, pelaksanaan identifikasi dan pengurusan segala perizinan dan pelaksanaan tugas lain yang diperlukan pada kerja sama ini. (hlz/hlz)


Komentar