Selasa, 19 November 2019 | 17:04 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Selasa, 06 Agustus 2019 10:19

Dermaga Diperpanjang, Pelabuhan Bagendang Kini Bisa Disandari Kapal Besar

Hery Lazuardi
(Pelindo III)

SURABAYA - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) memperpanjang dermaga Pelabuhan Bagendang di Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menjadi 440 meter sehingga bisa disandari kapal-kapal besar.

Selama ini Pelabuhan Bagendang mengoperasikan dua dermaga, masing-masing sepanjang 120 meter, dan kini dermaga baru sepanjang 200 meter yang dibangun sejak Agustus 2018 sudah siap dimanfaatkan.

Direktur Teknik Pelindo III Joko Noerhudha mengatakan dengan tambahan panjang dermaga menjadi 440 meter, secara otomatis kapasitas bongkar muat pelabuhan tersebut meningkat.

"Semula hanya cukup untuk disandari dan melayani bongkar muat 2 unit kapal. Kini mampu melayani sandar dan bongkar muat 3 hingga 4 unit kapal secara bersamaan," jelasnya seusai peresmian dermaga baru Pelabuhan Bagendang, Senin (5/8).

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung menambahkan, tambahan kapasitas tersebut akan meningkatnya produktivitas pelabuhan sehingga turut meningkatkan efisiensi logistik untuk pengangkutan dan distribusi barang di Kalimantan Tengah.

"Kapal-kapal yang semula harus antre, kini bisa lebih cepat sandar dan membongkar kargonya di dermaga Pelabuhan Bagendang, yang kini lebih panjang," katanya di Surabaya.

Efisiensi tersebut akan dirasakan pengguna jasa kepelabuhanan, mulai dari perusahaan pelayaran karena waktu tunggu kapal lebih singkat, dan pemilik barang karena barang dapat segera diangkut untuk didistribusikan. "Pada akhirnya, masyarakat sebagai konsumen akan mendapatkan harga lebih murah," kata Doso Agung.

Ekspansi Pelabuhan Bagendang, tuturnya, sejalan dengan komitmen Pelindo III untuk terus mengembangkan pelabuhan agar berkontribusi positif pada peningkatan efisiensi biaya logistik.

"Juga meningkatkan daya saing produk setempat agar lebih mampu bersaing di pasar dengan biaya pengangkutan yang lebih efisien," tambahnya.

Dermaga yang baru diresmikan tersebut merupakan dermaga multipurpose yang dapat difungsikan untuk melayani bongkar muat komoditas peti kemas maupun curah, seperti CPO (crude palm oil) yang merupakan komoditas andalan wilayah sekitar (hinterland) Pelabuhan Bagendang.

Berdasarkan data Pelindo III, pada semester I tahun 2019 ini, Pelabuhan Bagendang sudah disandari oleh 100 unit kapal yang setara dengan kapasitas kapal hingga 389.692 groston dan arus peti kemas 29.943 TEUs.

Dengan fasilitas dermaga yang lebih panjang, arus barang melalui Pelabuhan Bagendang diprediksi melonjak pada tahun ini.
(hlz/hlz)


Komentar