Selasa, 22 Oktober 2019 | 20:33 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Jumat, 13 September 2019 10:48

Pelindo IV Kembangkan MNP menjadi Integrated Economic Zone

Aidikar M. Saidi
Direktur Utama Pelindo IV Farid Padang

MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) segera mempersiapkan Makassar New Port (MNP) menjadi pelabuhan pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan kawasan industri atau integrated economic zone.

Direktur Utama Pelindo IV Farid Padang mengungkapkan, MNP ditargetkan menjadi hub di wilayah Indonesia timur.

"Kawasan industri terintegrasi dengan pelabuhan itu merupakan pertama di Indonesia yang akan dibangun di atas lahan reklamasi seluas 1.428 hektare," tuturnya, Kamis (12/9/2019).

Dia mengatakan pembangunan kawasan itu akan berlanjut sampai dengan fase ultimate. Selain fasilitas terintegrasi dengan kawasan industry, juga dibangun Pusat Logistik Berikat (PLB).

Menurut Farid, pelayanan untuk logistik di PLB akan melibatkan perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) dan perusahaan pelayaran sebagai mitra usaha.

Dia menjelaskan, MNP direncanakan menjadi integrated economic zone dimana akan dibangun fasilitas penunjang industri di lahan reklamasi seluas sekitar 1.200 ha yang disebut fase ultimate.

Fasilitas MNP akan mengintegrasikan kegiatan kepelabuhanan, logistik dan industri yang tujuannya memangkas waktu serta menekan biaya logistik bagi ekspor impor maupun domestik.

MNP

Terkait dengan proses realisasi MNP, dari rencana pembangunan untuk tahap pertama yang keseluruhan luasnya mencapai 126 ha, saat ini telah rampung fasilitas dermaga sepanjang 320 meter dan lapangan penumpukan seluas 22 ha.

"Sedangkan fase ultimate seluas 1.200 ha atau tahap 3 adalah kawasan industri di dalam pelabuhan yang dibangun untuk kepentingan hilirisasi, sehingga semua proses kegiatan terpadu di area MNP tersebut," jelasnya.

Kemudian , lanjut Farid, fasilitas pelabuhan seperti dermaga akan dibangun hingga 2 km atau 2.000 meter termasuk lapangan penumpukan dari kapasitas 2,6 juta TEUs menjadi 23, 6 juta TEUs. (hlz/hlz)


Komentar