Jumat, 06 Desember 2019 | 22:56 WIB

Visit our social media :
Home / Corporation / Corporate Action
Selasa, 19 November 2019 20:13

Menteri BUMN Tunjuk Hambra Samal Jadi Wakil Dirut IPC

Translog Today
(IPC)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku Rapat Umum Pemegang Saham PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC menunjuk Hambra Samal sebagai Wakil Direktur Utama BUMN kepelabuhanan itu.

Penunjukan Wadirut tersebut ditetapkan Menteri BUMN Eerick Tohir dengan Nomor SK–272/MBU/11/2019 tentang Pengangkatan Wakil Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia II, tertanggal 18 November 2019.

Plt. Deputy Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Yuni Suryanto menyerahkan Surat Keputusan Menteri BUMN tersebut, sekaligus mengumumkan Hambra Samal sebagai Wadirut IPC.  

Dengan pengangkatan Hambra Samal, susunan direksi IPC menjadi sebagai berikut:

1 Direktur Utama: Elvyn G. Masassya
2 Wakil Direktur: Utama Hambra Samal
3 Direktur Komersial: Arif Suhartono
4 Direktur Teknik: Dani Rusli Utama
5 Direktur Operasi: Prasetyadi
6 Direktur Keuangan: Widyaka Nusapati
7 Direktur Sumber Daya Manusia (SDM): Rizal Ariansyah
8 Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis: Ogi Rulino  

Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya menyambut baik penunjukan Hambra Samal sebagai Wakil Direktur Utama. Formasi baru pemimpin IPC diharapkan semakin meningkatkan kinerja IPC dan membawa penyegaran bagi seluruh lini manajemen IPC.  

“Saat ini IPC tengah memasuki Era Baru Pelabuhan. Bergabungnya Wadirut IPC yang memiliki pengalaman baik di bidangnya akan melengkapi dan memperkuat formasi jajaran Direksi IPC dalam mewujudkan IPC sebagai pengelola pelabuhan kelas dunia dan pelabuhan sebagai fasilitator perdagangan,” kata Elvyn, Selasa (19/11).  

Hambra Samal terakhir menjabat sebagai Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis pada Kementerian BUMN sejak 9 Februari 2016. Dia juga pernah menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama PT BNI (Persero) Tbk.

Pria kelahiran Ketapang, Maluku, 10 Oktober 1968 ini memperoleh gelar sarjana S1 Ilmu Hukum dari Universitas Pattimura Ambon dan S2 Magister Hukum Bisnis dari Universitas Gadjah Mada (UGM). (hlz/hlz)


Komentar