Jumat, 21 Februari 2020 | 10:46 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Shipping
Kamis, 16 Januari 2020 20:20

Indeks Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan Meningkat, JAI Lanjutkan Transformasi Perusahaan

Aidikar M. Saidi

JAKARTA - Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) pelayanan kapal PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mencatat skor 4.67 atau Sangat Memuaskan (Excellent), meningkat 0.06 dari tahun 2018 yang mencapai 4.61 dari skala 5.0.

Pencapaian itu berdasarkan Hasil Survei Pelanggan 2019 yang dilakukan pada 22 Oktober-22 November 2019 dengan jumlah 433 responden, terdiri dari 165 nakhoda dan 268 shipping agent.

Selain IKP, Indeks Loyalitas Pelanggan (ILP) pada 2019 juga naik 0.14 menjadi 4,69 atau Sangat Loyal dari tahun sebelumnya sebesar 4,55.

“Pencapaian ini berkat kerja sama, kebersamaan dan sinergi dalam sebuah teamwork yang baik seluruh insan IPCM. Kami sangat senang dapat mewujudkan pelayanan yang baik seperti yang diharapkan oleh pelanggan,” kata Demikian Direktur Komersial dan Operasi JAI Herman Susilo, Kamis (16/1).

Area survei pelanggan JAI meliputi pelayanan kapal (nakhoda dan shipping agent) di 9 Cabang Pelabuhan, yaitu Tanjung Priok, Panjang, Palembang, Pontianak, Teluk Bayur, Bengkulu, Cirebon, Banten, dan Pangkal Balam.

Survei dilakukan secara independen oleh lembaga eksternal yang dilaksanakan secara periodik karena merupakan salah satu Key Performance Indicator (KPI) korporasi.

Survei pelanggan menjadi salah satu dasar.bagi JAI dalam upaya peningkatan level of service kepada pelanggan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pelanggan yang telah memberikan masukan, saran, serta informasi yang sangat berharga kepada perseroan,” ujarnya.

Menurut dia, hasil survei tersebut merupakan informasi penting untuk evaluasi, perbaikan dan peningkatan pelayanan serta masukan dalam pengambilan keputusan strategis bagi perseroan.

Herman berharap IKP dan ILP bisa dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun 2020, sekaligus menjadi cerminan fundamental implementasi budaya perusahaan berdasarkan nilai-nilai perusahaan, yakni Customer Centric, Integrity, Nationalism, Teamwork, Action (CINTA).

“Nilai-nilai tersebut harus menjadi karakter dari seluruh insan IPCM yang termanifestasi dalam perilaku dan sikap kerja sehari-hari dalam memberikan pelayanan yang luar biasa kepada seluruh customer," ungkapnya.

Secara terpisah, Direktur Utama JAI Chiefy Adi K menyampaikan, dengan hasil tersebut perseroan akan terus melakukan transformasi, baik dari sisi keuangan, melalui fokus meningkatkan profitabilitas, cost effectiveness, mengejar target pertumbuhan laba bersih 30%.

Selain itu, perseroan akan melanjutkan transformasi organisasi melalui optimalisasi kuantitas dan kualitas SDM yang ada dan right sizing, meningkatkan team work, implementasi GCG (Good Corporate Governance), transformasi budaya perusahaan dan implementasi risk culture.

Tidak kalah penting, lanjut Chiefy, penerapan teknologi informasi dan penerapan secara penuh Marine Operating System (MOS) sebagai bagian dari digitalisasi sistem operasi.

Penerapan teknologi ini dapat mengetahui pergerakan kapal yang linier terhadap konsumsi bahan bakar dan pendapatan serta peningkatan kesiapan alat produksi hingga lebih 95% dan pemerataan utilitasnya di atas 70%, serta menambah armada kapal tunda.

”Khusus dalam mentransformasi budaya perusahaan, perlu dilakukan peningkatan kesadaran bahwa jasa pelayanan yang diberikan IPCM merupakan pintu pertama dunia internasional melihat wajah Indonesia,” kata Chiefy.

Artinya, apabila pelayanan jasa kapal IPCM luar biasa maka efek dominonya pelayaran internasional akan singgah ke Indonesia.

Sebaliknya, apabila pelayanan jasa kapal IPCM tidak memuaskan, akan berdampak buruk terhadap dunia perdagangan internasional yang singgah ke Indonesia.

“Hal ini harus disadari oleh seluruh anggota perusahaan, mulai dari jajaran komisaris, direksi, senior management hingga front liner. Pelayanan IPCM adalah pelayanan bangsa Indonesia, jasa yang diberikan IPCM adalah representasi dari bangsa Indonesia,” tandasnya. (hlz/hlz)


Komentar