Senin, 06 April 2020 | 22:23 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Airport
Jumat, 24 Januari 2020 09:28

Presiden Resmikan 4 Fasilitas Bandara Soetta, AP II Segera Bangun Terminal 4

Translog Today
Rancangan Terminal 4 Bandara Soetta

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meresmikan sekaligus empat fasilitas Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Banten, Kamis (23/1), yaitu Terminal 3, Gedung VIP, Runway 3 dan East-Connection Taxiway.

"Dengan adanya runway 3 kita harapkan pengaturan manajemen untuk take off dan landing semakin baik sehingga kapasitasnya lebih banyak. Kita harapkan pelayanan semakin baik,” kata Presiden seusai peresmian di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Dia menambahkan pembangunan East Connection Taxiway baru dilakukan saat ini setelah kurang lebih 35 tahun yang lalu dibangun west connection taxiway.

"Perlu diketahui, west connection taxiway dibangun 1985 dan setelah itu sampai sekarang yang timurnya baru dibangun sekarang, sudah 35 tahun baru dibangun. Harusnya kalau west-nya dibangun east-nya juga dibangun sehingga (pesawat) tidak putar. Selama ini semuanya menunggu pesawat putar itu," ujarnya.

Menurut Presiden, kepadatan jumlah penumpang pesawat udara di Bandara Soetta saat ini sudah mulai terlihat. Untuk itu guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang ke depannya, dia memerintahkan segera membangun Terminal 4.

Presiden menargetkan Terminal 4 Bandara Soetta dapat selesai dibangun pada akhir tahun 2022 atau awal 2023.

"Sebelum penuh itu harus disiapkan dulu sehingga masyarakat terlayani oleh Bandara Soetta ini dan tadi Pak Dirut Angkasa Pura II sudah menyampaikan desain akan diselesaikan secepatnya sehingga bisa segera dimulai dan diharapkan 2022 akhir atau paling lambat awal 2023 kita sudah punya terminal yang baru," tutur Jokowi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan terdapat sejumlah keuntungan dengan dioperasikannya runway 3 dan East-Connection Taxiway di Bandara Soetta. Selain meningkatkan kapasitas pergerakan pesawat, juga meningkatkan keselamatan penerbangan.

"Satu meningkatkan safety melalui pemisahan runway dan take off dan landing. Dua east connection taxiway mengurai resiko taxi blocking. Dengan beroperasinya runway 3 dapat meningkatkan kapasitas menjadi sekitar 100 pergerakan pesawat, dari yang tadinya 81 pergerakan,” urai Menhub.

Fasilitas itu juga dapat mengurangi antrian pesawat baik di darat maupun di udara, mengurangi spacing antar pesawat, dan jarak tempuh taxi dari apron ke taxiway lebih dekat dan variatif sehingga kapasitas runway meningkat.

Menhub dengan penambahan sejumlah fasilitas ini, khususnya runway 3 dan east connection taxiway, memberikan keuntungan bagi maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia yang telah menjadi maskapai dengan on time performance (OTP) atau ketepatan waktu nomor 1 di dunia.
(hlz/hlz)


Komentar