Jumat, 21 Februari 2020 | 10:31 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Jumat, 07 Februari 2020 15:34

Kemenhub: Seluruh Pelabuhan Perketat Pemeriksaan Kapal dari Tiongkok dan Hong Kong

Translog Today
(dephub.go.id)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menerbitkan Surat Edaran tentang Antisipasi Penyebaran Virus Korona di Wilayah Pelabuhan Indonesia, Rabu (5/2).

Surat edaran itu sebagai tindak lanjut dari International Maritime Organization (IMO) Circular Letter Nomor 4204 tentang Tindakan Pencegahan dan Penularan Virus Korona.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad mengatakan SE itu merupakan penegasan bahwa Ditjen Perhubungan Laut memandang serius dan siap mengantisipasi penyebaran virus korona yang telah menelan ratusan korban, khususnya melalui jalur laut.

SE No. SE. 5 Tahun 2020 yang ditandatangani oleh Dirjen Perhubungan Laut itu berisikan beberapa instruksi untuk penyelenggara pelabuhan di seluruh Indonesia guna melakukan identifikasi terhadap kedatangan semua kapal yang melayani pelayaran luar negeri, baik langsung maupun transit, khususnya dari negara-negara terinfeksi virus korona.

“Telah diinstruksikan kepada seluruh penyelenggara pelabuhan untuk melakukan pengawasan lebih terhadap kapal yang mengangkut penumpang dan barang yang melayani pelayaran, khususnya dari Tiongkok dan Hong Kong,” ujar Ahmad.

Dia mengatakan, seluruh penyelenggara pelabuhan juga diinstruksikan untuk membuat dan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap penanganan dampak penyebaran virus penyakit pneumonia berat bersama dengan operator pelabuhan.

“Untuk mencegah masuknya virus itu melalui jalur laut, dibentuk Tim Terpadu Penanganan Virus Penyakit Pneumonia Berat, yang terdiri dari pihak terkait di pelabuhan, antara lain Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Karantina, Bea Cukai, Imigrasi, penyelenggara atau operator pelabuhan, dan instansi terkait lainnya,” ungkapnya.

Terlepas dari semua instruksi terkait penanganan virus korona, Ahmad menginstruksikan kepada penyelenggara pelabuhan agar tetap menjalankan tugas dan fungsinya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Selain instruksi-instruksi tersebut, tentunya tugas dan fungsi lain tetap berjalan seperti biasa. Yang perlu diperhatikan adalah apabila ditemui adanya potensi dan gejala virus penyakit pneumonia berat, maka petugas diharapkan melaporkannya pada kesempatan pertama,” tegasnya. (hlz/hlz)


Komentar