Jumat, 18 September 2020 | 15:40 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Rabu, 11 Maret 2020 17:54

IPC dan Port of Rotterdam Kerja Sama Kembangkan Logistik Maritim dan Infrastruktur

Translog Today

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC dan Port of Rotterdam Belanda bekerja sama di bidang pengembangan logistik maritim dan infrastruktur. Dalam 3 tahun ke depan, kedua belah pihak akan menyusun program pengembangan dan manajemen pelabuhan, digitalisasi pelabuhan, serta peningkatan kapasitas SDM.

“Salah satu fokus kerja sama ini adalah pengembangan Pelabuhan Internasional Kijing di Mempawah, Kalimantan Barat. Port of Rotterdam akan berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk mengembangkan Terminal Kijing sebagai salah satu dari 7 pelabuhan hub di Indonesia,” kata Direktur Utama IPC Arif Suhartono seusai penandatanganan MoU di IPC Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (11/3).

Dalam penandatanganan tersebut, Pelabuhan Rotterdam diwakili oleh Rene Van Der Plaas selaku Direktur Port Rotterdam International. Hadir juga delegasi utusan Kerajaan Belanda yang dipimpin oleh Menteri Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda, Cora Van Nieuwenhuizen.

Sebelum penandatanganan, Cora mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan menandatangani MoU guna meningkatkan kerja sama antara kedua negara.

Menurut Arif, IPC akan terus mengembangkan kerja sama dengan pelabuhan-pelabuhan besar dunia, untuk memperluas jejaring di kancah global. “Melalui kerja sama ini tentu ada transfer pengetahuan dan teknologi yang akan meningkatkan kapasitas SDM,” ujarnya.

Kerja Sama Rukindo

Pada kesempatan berbeda, PT Pengerukan Indonesia (Rukindo) sebagai anak perusahaan IPC juga menjalin kerja sama dengan PT Van Oord Indonesia untuk menjajaki peluang proyek pengerukan dan reklamasi di Indonesia.

MoU kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT Rukindo Wahyu Hardiyanto dan Direktur PT Van Oord Indonesia, Mark Alexander Van Der Hoeven.

“Dengan kompetensi, pengalaman serta peralatan dan metode yang dimiliki Van Oord, kami optimistis pengerjaan proyek pengerukan atau reklamasi ini bisa lebih efektif dan efisien dari segi biaya dan waktu pengerjaan,” jelas Wahyu. (hlz/hlz)


Komentar