Senin, 06 April 2020 | 03:03 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Kamis, 12 Maret 2020 16:37

Sukseskan Program Tol Laut, Pelindo III Diskon Tarif Jasa Dermaga dan Penumpukan 50%

Translog Today
(Pelindo III)

SURABAYA - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) menyiapkan sejumlah terobosan guna menyukseskan program Tol Laut, di antaranya memberikan keringanan tarif atau insentif pelayanan jasa dermaga dan penumpukan 50% dari tarif berlaku.

Tak hanya itu, Pelindo III juga memberikan keringanan biaya jasa stevedoring atau pelaksana bongkar muat di pelabuhan yang dikelolanya.

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan, insentif itu diharapkan menstimulasi perusahaan jasa pelayaran agar bisa meningkatkan jalur distribusi logistik, khususnya di sejumlah wilayah tertinggal, sehingga menekan disparitas harga.

“Kami sadar Tol Laut merupakan program besar pemerintah, bukan semata-mata milik satu kementerian atau lembaga. Tentunya perlu dukungan dari berbagai pihak untuk bersinergi agar program tol laut dapat berjalan optimal,” katanya, Kamis (12/3).

Pelindo III berkoordinasi dengan Otoritas Pelabuhan dan perusahaan pelayaran yang ditunjuk sebagai operator Tol Laut terkait sosialisasi program insentif tersebut.

Menurut rencana, program insentif biaya tersebut diberlakukan mulai 10 Maret 2020 di seluruh pelabuhan wilayah kerja Pelindo III. Sebagai salah satu operator pelabuhan, tutur Doso, Pelindo III memiliki peran dalam program ini.

“Oleh karenanya kami telah menyiapkan sejumlah upaya terobosan berupa insentif biaya kepelabuhanan agar penurunan disparitas harga bisa terwujud,” ujarnya.

Jamin Kelancaran

Pelindo III juga meningkatkan pelayanan dengan menjamin kelancaran dan kenyamanan pelayanan bagi kapal Tol Laut yang akan sandar dan bongkar di pelabuhannya.

Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto mengatakan pihaknya menjamin kepastian berthing on arrival serta memastikan ketersediaan lapangan penumpukan.

“Kami memberikan pelayanan terbaik bagi para customer kami terutama kapal- kapal Tol Laut ini dengan memberikan kepastian sandar dan ketersediaan lapangan penumpukan,” katanya.

Kepastian tersebut, lanjut Putut, bisa meningkatkan efisiensi logistik baik dari waktu dan tenaga sehingga penurunan biaya logistik bisa ditekan. Hal ini sejalan dengan program tol laut pemerintah Indonesia yang bertujuan menurunkan disparitas harga. (hlz/hlz)


Komentar