Sabtu, 30 Mei 2020 | 03:27 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Airlines
Minggu, 29 Maret 2020 21:19

Kena Dampak Virus Corona, Maskapai Penerbangan di Seluruh Dunia Berhenti Operasi

Translog Today

JAKARTA - Maskapai penerbangan di seluruh dunia memilih berhenti operasi karena jumlah penumpang merosot tajam dan larangan pejalanan oleh banyak negara akibat meluasnya wabah virus corona (Covid-19).

Lebih dari 50 maskapai besar hingga kecil di sejumlah negara telah dan segera menghentikan operasinya untuk sementara waktu, baik rute internasional maupun domestik.

Di tengah kesulitan saat ini, maskapai bahkan kesulitan mencari bandara untuk mendaratkan pesawatnya karena semua negara menutup perbatasannya guna mencegah penularan Covid-19 yang telah memakan korban jiwa puluhan ribu orang.

Beberapa maskapai yang telah mengumumkan penghentian dan pengurangan operasi sementara waktu, di antaranya Emirates, Etihad, Qatar Airways, Qantas, AirAsia, Delta, American Airlines, Air France, British Airways, Jetstar, dan Lion Air.

Emirates telah menghentikan penerbangan mulai 25 Maret setelah pemerintah Uni Emirat Arab melarang penerbangan penumpang. Maskapai besar berbasis di Dubai ini tidak menyebutkan kapan kembali terbang. Selain Emirates, Etihad Airways juga menunda penerbangan yang akan dievaluasi dalam 2 pekan ke depan.

Sementara itu, Qantas dan anak usahanya Jetstar menghentikan sementara semua penerbangan internasionalnya mulai akhir Maret hingga ‘setidaknya’ akhir Mei 2020.

Maskapai terbaik dunia itu juga memangkas 60% penerbangan domestik setelah pemerintah Australia meminta warganya tidak bepergian keluar negeri.

Di kawasan Asia, maskapai di bawah AirAsia Group mengumumkan penghentian operasi armadanya di semua jaringannya, termasuk di Indonesia.

Khusus AirAsia Indonesia, seluruh rute internasionalnya akan dihentikan mulai 1 April hingga 17 Mei dan rute domestik disetop mulai 1 April hingga 21 April.

Thai Lion Air, anak usaha Lion Air Group, juga telah menghentikan penerbangan mulai 25 Maret hingga pertengahan April. Semua maskapai Lion Air Group sebelumnya telah menghentikan penerbangan ke China dan Malaysia. (hlz/hlz)


Komentar