Rabu, 03 Juni 2020 | 22:56 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Shipping
Selasa, 31 Maret 2020 15:52

Sukses Direct Call dari Makassar, Sealand Buka Lagi Pelayaran Langsung dari Kariangau

Translog Today
(Pelindo IV)

BALIKPAPAN - SeaLand kembali membuka pelayaran langsung ke luar negeri atau direct call dari Kaltim Kariangau Terminal (KKT) Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin (30/3), menyusul sukses melakukan direct call perdana dari Terminal Petikemas Makassar (TPM) pada 20 Maret lalu.

Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero) Farid Padang mengatakan, selain dari TPM Pelabuhan Makassar, pelayaran Maersk Line Group itu juga melakukan direct call dari KKT dengan mengangkut sejumlah komoditas unggulan dari wilayah tersebut.

“Walaupun saat ini sedang ada bencana wabah virus corona di Indonesia dan beberapa negara lainnya, tapi Alhamdulillah Pelindo IV ketiban rejeki dengan direct call perdana kapal milik Sealand dari Balikpapan,” tutur Farid.

Dalam pelayaran langsung ke luar negeri perdana dari KKT, SeaLand menggunakan kapal MCC Kyoto berkapasitas angkut 1.500 TEUs dengan rute Filipina, Thailand, China, Malaysia, Makassar, Balikpapan, Filipina, China dan Thailand.

Menurut Farid, rute tersebut baru dibuka. Ke depan juga akan dibuka rute ke India, tetapi masih dalam tahap penjajakan.

Dia menegaskan, penyandaran MCC Kyoto di dermaga KTT sudah melalui SOP pemeriksaan terkait wabah virus corona, terutama untuk kapal asing.

Pemeriksaan bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan beberapa instansi pelabuhan setempat. Farid menuturkan bahwa saat ini potensi ekspor, khususnya dari Kalimantan Timur cukup besar.

Sedikitnya ada delapan perusahaan yang setiap bulan berkontribusi lumayan besar terhadap aktivitas ekspor di wilayah tersebut.

Perusahaan itu yakni PT Balikpapan Forest Industri, PT Herman Group, PT Sumalindo Lestari Jaya, PT Linda Hanta Wijaya, PT Cipta Krida Bahari, PT Korindo dan PT Tirta Mahakam serta eksportir lainnya di wilayah Kaltim.

“Total kontribusi dari delapan perusahaan yang aktif melakukan kegiatan ekspor impor di wilayah Kaltim tersebut mencapai 783 box kontainer per bulan dengan komoditas yang dikirim antara lain plywood dan rumput laut,” ungkapnya.

Farid mengatakan, hampir semua kegiatan ekspor impor di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara melalui Terminal Petikemas (TPK) Kariangau sebagai hub port dengan empat perusahaan pelayaran yang dilayani yaitu PT SPIL, Meratus, TemasLine dan PT Tanto Intim Line.

Menurut dia, ada beberapa keuntungan yang didapat pengusaha dengan melakukan direct call ke negara tujuan dibandingkan harus melalui Jakarta atau Surabaya.

Keuntungan itu, antara lain efisiensi biaya sekitar 50%, efisiensi waktu antara 9–15 hari, barang tidak rusak karena tidak lagi ada double handling, serta dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena Surat Keterangan Asal (SKA) barang diterbitkan oleh daerah asal.

Farid menambahkan, selama ini Makassar selalu menjadi hub untuk direct call dan direct export dari Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Dengan direct call yang dilakukan SeaLand dari TPK, berarti sudah ada tiga pelabuhan kelolaan Pelindo IV yang melakukan kegiatan pelayaran langsung ke luar negeri, yaitu TPM, Makassar New Port (MNP) dan KKT.

Sebelumnya sudah pernah ada direct call dari Balikpapan yang dilakukan oleh perusahaan pelayaran internasional asal Hong Kong, SITC, namun dengan rute yang berbeda yakni Makassar, Asia Timur, Eropa dan Amerika.

“Sekarang SeaLand membuka rute baru dengan konsolidasi ekspor dari Kaltim dan Kaltara menggunakan fasilitas ekspor yang ada di KKT,” ujar Farid.

Dengan adanya direct call itu, Balikpapan dan Kaltim serta Kaltara pada umumnya diyakini akan semakin maju akibat pertambahan volume ekspor di KKT, yaitu terminal petikemas hasil kerja sama PT Pelindo IV dengan Pemprov Katim.

“Masuknya SeaLand ke Balikpapan juga sebagai wujud komitmen Pelindo IV dengan Gubernur Kaltim untuk mendukung ekspor wilayah tersebut,” tegasnya.

Direktur Utama PT KKT Muhammad Basir mengungkapkan dalam pelayaran perdana dari Balikpapan tersebut, SeaLand melakukan bongkar 28 box dan muat 13 box kontainer untuk dibawa langsung ke luar negeri.

“Adapun komoditas yang diangkut antara lain hasil laut seperti rumput laut dan udang, CPO serta kayu olahan. Rencananya, kapal milik SeaLand akan merapat di dermaga KKT sekali dalam seminggu dan target bila kondisi sudah normal sebanyak 700 kontainer dalam sebulan,” ungkap Basir. (hlz/hlz)


Komentar