Sabtu, 30 Mei 2020 | 03:25 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Minggu, 03 Mei 2020 16:00

Meski Dihantui Dampak Corona, Arus Peti Kemas Pelindo III Tetap Meningkat

Translog Today

SURABAYA -

Arus peti kemas PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) hingga April tahun ini secara keseluruhan naik 1% menjadi 1,6 juta Twenty foot Equivalent Units (TEUs) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengungkapkan, kinerja arus kapal dan peti kemas melalui 43 terminal/pelabuhan kelolaan perseroan cenderung meningkat, meskipun ekonomi nasional dan global sedang terpukul pandemi Covid-19. 

Menurut dia, arus kapal meningkat 3% yaitu 94,7 juta GT, sementara arus peti kemas tumbuh 1% menjadi 1,6 juta TEUs. Dia mengklaim pertumbuhan arus kapal dan peti kemas ini didukung relaksasi dan stimulus dari Pelindo III kepada pelaku logistik untuk menggenjot ekspor impor dan domestik.

“Terjaganya kinerja positif jasa kepelabuhanan ini berkat komitmen Pelindo III bersama para pengusaha dalam upaya menjaga logistik. Di sisi lain, Pelindo III juga terus menjaga layanan operasional dengan tetap beroperasi selama 24 jam dalam 7 hari (24/7) sebagai komitmen menjaga kelancaran logistik Indonesia sehingga pelayanan aktivitas kepelabuhanan tetap terlayani dengan baik,” kata Doso, Minggu (3/5).

Stenven H Lesawengen, Ketua DPC INSA jawa Timur, mengapresiasi relaksasi dan stimulus yang diberikan oleh Pelindo III karena dapat membantu pelaku logistik di tengah pandemi Covid-19.

“Dengan berbagai inovasi dan terobosan yang diberikan Pelindo III menyemangati kami untuk menjaga iklim usaha logistik baik ekspor/ impor maupun domestik,” ujar Stenven.

Dia mengapresiasi Pelindo III yang selalu mengedepankan komunikasi dengan stakeholder, sebab hal tersebut merupakan faktor penting dalam mewujudkan layanan prima dan perbaikan berkesinambungan. 

Dalam upaya memerangi penyebaran Covid-19 di kawasan pelabuhan, Pelindo III bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) telah menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) sesuai protokol kesehatan.

Langkah ini diteraplan khusus bagi kapal yang akan masuk ke kawasan pelabuhan dengan pengecekan kesehatan seluruh ABK secara langsung di atas kapal (on board) sebelum masuk ke alur menuju pelabuhan.

Doso menegaskan Pelindo III memastikan seluruh kapal yang akan sandar dan labuh telah melewati berbagai tahapan pemeriksaan sesuai standar yang berlaku.

Hal ini sesuai dengan Surat Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Nomor: SR.03.04/3/3508/2020 tanggal 23 Maret 2020 perihal Penetapan Status Karantina untuk Kapal atau Pesawat yang Berasal dari Wilayah Terjangkit di Indonesia.

“Hingga saat ini, kami bersama KKP bekerja sama dalam penanganan Covid-19 di pelabuhan secara ketat dan semua dapat berjalan lancar. Apabila ditemukan ada crew atau ABK yang terindikasi Covid-19, maka kapal tersebut akan ditempatkan di areal labuh dan mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19,” lanjut Doso.

Selain di area operasional, upaya pencegahan juga dilakukan di kantor Pelindo III dengan pemeriksaan suhu badan, mewajibkan setiap pekerja dan tamu menggunakan masker, penerapan physical distancing hingga penyediaan hand sanitizer dan minuman multivitamin bagi seluruh pegawai yang beraktivitas.

Pihaknya juga mewajibkan seluruh pegawai operasional menggunakan masker dalam beraktivitas guna mengurangi risiko penyebaran Covid-19.

“Dengan upaya tersebut, diharapkan kekuatan SDM dalam mengoperasikan pelabuhan/terminal dapat terjaga dan kegiatan kepelabuhanan bisa tetap dijalankan 24/7 non-stop sehingga tidak mengganggu pasokan logistik,” kata Doso. (hlz/hlz)


Komentar