Sabtu, 30 Mei 2020 | 02:01 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Airlines
Rabu, 06 Mei 2020 21:08

Pembatasan Transportasi Dilonggarkan, Garuda Indonesia Terbang Lagi mulai 7 Mei

Translog Today
(repro)

JAKARTA -

Garuda Indonesia kembali melayani penerbangan mulai Kamis (7/5) pukul 00.01, menyusul terbitnya Surat Edaran Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No. 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, pada Selasa (6/5).

Layanan penerbangan tersebut akan dioperasikan dengan merujuk pada ketentuan kriteria masyarakat yang dapat mengakses layanan transportasi pada masa pandemi COVID-19, antara lain penumpang yang akan melaksanakan tugas kedinasan, kepentingan umum, kesehatan dan medis.

Selain itu, masyarakat yang akan pulang ke daerah asal, kebutuhan repatriasi, layanan fungsi ekonomi penting serta mobilisasi pekerja migran Indonesia maupun kriteria penumpang lainnya yang diatur sesuai dengan kebijakan yang diatur Gugus Tugas Percepatan COVID-19.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, reservasi layanan penerbangan tersebut dapat diakses mulai Rabu (6/5) sore melalui seluruh kanal penjualan owned channel tiket Garuda Indonesia.

"Pengoperasian kembali layanan penerbangan domestik ini kami lakukan berdasarkan komunikasi intensif bersama Pemerintah dan otoritas terkait dalam memastikan kesiapan kebutuhan layanan penerbangan selaras dengan misi  pencegahan penyebaran COVID-19 sesuai protokol kesehatan yang jelas dan terukur, sebagaimana kebijakan yang diberlakukan otoritas terkait," kata Irfan.

Dia mengatakan Garuda Indonesia menerapkan prosedur penerimaan dan screening penumpang yang sangat ketat untuk layanan penerbangan, antara lain melalui harus menunjukkan surat keterangan sehat dan negatif COVID-19 dari rumah sakit.

Bagi penumpang dengan tujuan perjalanan dinas harus dibuktikan dengan menunjukkan kartu identitas kantor dan surat tugas dari kantor maupun isntansi terkait, penyertaan surat pernyataan tidak mudik/surat keterangan tertulis alasan melakukan perjalanan.

Selain itu, penumpang wajib memenuhi kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan sesuai ketentuan protokol kesehatan yang berlaku. (hlz/hlz)


Komentar