Sabtu, 30 Mei 2020 | 01:44 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Sabtu, 16 Mei 2020 11:43
Dampak Covid-19

Pelindo IV: Aktivitas Pelabuhan Masih Normal Meski Diperketat

Translog Today
Pelabuhan Jayapura (repro)

JAKARTA -

Aktivitas di sejumlah pelabuhan kelolaan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) tetap produktif dan berjalan seperti biasa seiring dengan upaya preventif pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui pintu pelabuhan. 

Direktur Utama Pelindo IV Prasetyadi mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menjalankan aktivitas seperti biasa, terutama untuk bongkar muat barang di semua pelabuhan kelolaan, tentunya selalu berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Tidak ada aktivitas bongkar muat yang terhenti meski sedang pandemi Covid-19. Semua masih berjalan normal dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Pelayanan di sejumlah pelabuhan juga masih tetap 24 jam selama 7 hari,” jelas Prasetyadi, Jumat (15/5).

Dia mengatakan kebutuhan masyarakat saat pandemi Covid-19 relatif normal seperti biasa, bahkan cenderung mengalami peningkatan pada beberapa produk, seperti obat-obatan. 

Sebagai contoh, tuturnya, Pelabuhan Jayapura kedatangan Kapal MV Tanto Express pada Rabu (13/5). Kapal ini melakukan bongkar muat 391 box container ketika sandar di dermaga Pelabuhan Jayapura setelah berlayar dari Tanjung Perak Surabaya.

Sebelumnya pada Sabtu (9/5) lalu, MV Spil Ningsih dari Tanjung Perak juga sandar di Pelabuhan Jayapura dan melakukan bongkar muat 900 box container.

Masih di wilayah Papua, Pelabuhan Fakfak juga melakukan bongkar 40 unit container dari kapal milik PT Temas Shipping MV Kedung Mas yang berlayar dari Pelabuhan Agats, Papua. Kapal yang memuat 39 box container ini kemudian melanjutkan pelayarannya ke Pelabuhan Tanjung Perak.

Di Makassar sendiri saat ini terdapat tiga dermaga pelabuhan untuk bongkar muat barang, yakni Dermaga Hatta di Terminal Petikemas Makassar (TPM), Dermaga Soekarno di Pelabuhan Makassar, dan Dermaga Makassar New Port (MNP).

Pada minggu ini, juga sandar KM Sungai Mas yang kemudian melakukan aktivitas bongkar muat barang di Dermaga MNP yang dioperasikan sejak 2 November 2018 tersebut.

Secara umum, kata Prasetyadi, kegiatan bongkar muat di pelabuhan tidak terganggu, walaupun ada treatment khusus untuk pencegahan Covid-19 bagi kapal-kapal yang akan sandar.

“Sebab kebutuhan logistik masyarakat tetap normal seperti biasa dan kita tetap harus menjaga kesehatan,” tukasnya. (hlz/hlz)


Komentar