Jumat, 14 Agustus 2020 | 14:18 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Kamis, 21 Mei 2020 17:13

Pelabuhan Teluk Bayur Tetap Beroperasi saat Lebaran

Aidikar M. Saidi

PADANG -

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC Cabang Teluk Bayur Padang tetap memberikan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa dan mitra kerja saat Hari Raya Idulfitri pada 24-25 Mei 2020.

Pengaturan pelayanan bongkar muat dan kepelabuhanan lainnya oleh IPC Teluk Bayur tetap efektif selama 24 jam dalam 7 hari, khususnya saat Lebaran telah disepakati bersama seluruh stakeholder terkait, yakni Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur, APBMI, INSA, Koperasi TKBM (Koperbam) dan Serikat Pekerja Transport Indonesia (SPTI).

Khusus pada hari pertama Lebaran disepakati bersama bahwa akan dilakukan penyesuaian jam kerja operasional di Pelabuhan Teluk Bayur, untuk memberi kesempatan kepada pekerja untuk menjalankan shalat Ied dan bersilaturahmi dengan keluarga.

Namun IPC Teluk Bayur selaku operator pelabuhan tetap menyiapkan petugas operasional untuk standby apabila sewaktu-waktu ada kapal yang tidak bisa ditunda pelayanannya, seperti kapal yang mengangkut kebutuhan pokok masyarakat (sembako), BBM, bantuan alat kesehatan/medis, dan barang kebutuhan mendesak lainnya.

"Guna menjamin rantai logistik di Sumatera Barat tetap berjalan, khususnya untuk melayani kapal-kapal yang mengangkut berbagai barang kebutuhan logistik masyarakat. Kami telah mengatur jadwal kerja petugas operasional di lapangan, sehingga dapat dipastikan pada saat Idulfitri pelayanan IPC Teluk Bayur tetap berjalan," kata General Manager IPC Teluk Bayur Wardoyo, Kamis (21/5).

Dalam memberikan pelayanan, tuturnya, IPC Teluk Bayur tetap menerapkan protokol kesehatan kepada seluruh petugas operasional, baik yang bertugas di kapal maupun di darat, di antaranya dengan tetap memakai masker, sarung tangan dan APD (Alat Pelindung Diri) serta melakukan pengecekan suhu tubuh secara berkala.

Agar pelayanaan tetap dapat berjalan optimal pada saat Lebaran, IPC Teluk Bayur juga melakukan beberapa upaya persiapan, antara lain dengan pengalokasian dermaga untuk penyandaran kapal beserta sarana pendukung lainnya.

Selain itu, menyiapkan gudang dan lapangan penumpukan di terminal petikemas dan multipurpose yang akan difungsikan sebagai buffer area pada saat puncak Lebaran.

“Sekaligus melakukan pengecekan kesiapan (availability) seluruh peralatan bongkar muat utama dan alat pendukung lainnya, termasuk mengoptimalkan seluruh CCTV untuk dapat diakses secara langsung oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN, sehingga pelayanan bongkar muat barang dan kapal dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dia mengatakan terus menjalin koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan pihak Otoritas Pelabuhan, Kepolisian, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Balai Karantina, Bea Cukai dan Kantor Imigrasi, guna menjamin kelancaran pelayanan pelabuhan sekaligus memastikan pengamanan seluruh fasilitas Pelabuhan Teluk Bayur yang termasuk Objek Vital Nasional. (hlz/hlz)


Komentar