Sabtu, 19 September 2020 | 04:11 WIB

Visit our social media :
Home / Regulation / Transportation
Selasa, 02 Juni 2020 14:49

Susun Kebijakan Transportasi Era New Normal, Kemenhub Gandeng Akademisi dan Perguruan Tinggi

Translog Today
(setkab)

JAKARTA -

Kementerian Perhubungan menyiapkan kebijakan di sektor transportasi menghadapi situasi Kenormalan Baru (New Normal) yang akan diterapkan seiring dengan membaiknya kondisi pasca-pandemi Covid-19.

Untuk itu, Kemenhub melalui Badan Litbang Perhubungan (Balitbanghub) menggandeng akademisi dari beberapa perguruan tinggi untuk menggali berbagai masukan dan pendapat.

Diskusi dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai keynote speaker. Hadir pula para rektor perguruan tinggi, yaitu Rektor UGM Prof. Panut Mulyana, Rektor UI Prof. Ari Kuncoro, Rektor ITB Prof. Reini. W, dan Rektor ITS Prof. M. Ashari.

“Kolaborasi antara lembaga pemerintah dan unsur terkait seperti para akademisi dari perguruan tinggi menjadi kunci utama dalam mendukung kesiapan penerapan tatanan kehidupan baru pada sektor transportasi,” kata Menhub Budi saat membuka diskusi bertema “Kolaborasi Merespons Dampak Pandemi COVID-19 Dan Strategi Recovery Pada Tatanan Normal Baru Di Sektor Transportasi” yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (2/6).

Menhub mengatakan, pandemi Covid-19 menimbulkan dampak yang sangat signifikan, terutama di sektor transportasi, sehingga strategi pemulihan harus segera disusun agar dampaknya dapat segera dimitigasi.

Secara khusus, tuturnya, Presiden Joko Widodo telah memberikan gambaran pola kehidupan baru dimana masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan produktif namun tetap aman dari penularan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Mengantisipasi hal tersebut, Kemenhub perlu segera menyusun strategi transportasi di era Kenormalan Baru dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan mendengarkan masukan dari seluruh stakeholders,” ujarnya.

Kepala Balitbanghub Umiyatun Hayati mengatakan, Kemenhub mendengarkan segala masukan yang akan menjadi pertimbangan dalam menyusun strategi ataupun langkah yang harus disiapkan di sektor transportasi dalam situasi kenormalan baru, baik dari akademisi, ahli kesehatan, operator transportasi, maupun stakeholders lainnya, termasuk dari masyarakat.

Khusus dari diskusi bersama para akademisi ini, Kemenhub berharap didapatkan pokok-pokok penelitian yang nantinya dapat dijadikan acuan untuk menyusun kebijakan di bidang transportasi, mengindentifikasi potensi dan permasalahan yang akan terjadi, yang selanjutnya akan dirumuskan langkah-langkah strategis yang perlu diambil.

“Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan rangkaian diskusi dan joint research sehingga dalam jangka pendek diharapkan dapat memberikan masukan tentang evaluasi kebijakan dan persiapan new normal,” ungkap Hayati.  (hlz/hlz)


Komentar