Minggu, 05 Juli 2020 | 20:23 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Kamis, 04 Juni 2020 17:18

Pelindo IV Siapkan Skenario New Normal, Begini Tahapannya

Aidikar M. Saidi
(Pelindo IV)

JAKARTA -

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menyiapkan skenario Kenormalan Baru atau New Normal di lingkungan perusahaan, menyusul imbauan pemerintah untuk menjalani aktivitas dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Menurut Direktur SDM Pelindo IV M. Asyhari, skenario New Normal secara bertahap dan efektif, serta berlaku menyeluruh di lingkungan Pelindo IV akan diterapkan mulai pertengahan Juli 2020.

Namun pemberlakuannya tetap berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 dan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah daerah di masing-masing cabang.

“Untuk optimalisasi dan efektivitasnya, manajemen perlu untuk melakukan beberapa langkah persiapan, di antaranya melaksanakan protokol penerapan proses bisnis untuk pelayanan jasa kepelabuhanan yakni pelayanan kapal, barang, peti kemas dan penumpang,” kata Asyhari, Kamis (4/6).

Dia menuturkan, saat ini Pelindo IV sudah melakukan perubahan pola kerja yang dimulai dengan Tahap 1 yaitu pada 25-30 Mei 2020. Pada Tahap awal ini, program Work From Home (WFH) hanya diberlakukan kepada pegawai yang berusia 46 tahun atau lebih.

“Program Work From Office (WFO) berlaku bagi pegawai yang berusia 45 tahun ke bawah, kecuali yang oleh karena alasan tertentu tidak memungkinkan,” ujarnya.

Kemudian pada Tahap 2 yang berlaku pada 1-5 Juni 2020, program WFH hanya untuk pegawai yang berusia 46 tahun atau lebih dengan komposisi 50% WFH dan 50% WFO, sementara WFO berlaku bagi pegawai yang berusia 45 tahun ke bawah.

Adapun Tahap 3 yang akan diberlakukan pada 8-26 Juni 2020, program WFH hanya untuk pegawai yang berusia 46 tahun atau lebih dengan komposisi 40% WFH dan 60% WFO.

“Pada Tahap 4 nanti yang akan diberlakukan pada 29 Juni hingga 10 Juli 2020, program WFH hanya untuk pegawai yang berusia 46 tahun atau lebih dan dengan perubahan komposisi yakni 20% WFH dan 80% WFO,” jelas Asyhari.

Sementara itu, pada Tahap 5 yang akan berlaku mulai 13 Juli 2020 dan seterusnya, program WFH tidak diberlakukan lagi. “Seluruh pegawai sudah bekerja normal seperti biasa, kecuali ada pertimbangan tertentu terkait kondisi kesehatan, masa penyembuhan atau pegawai yang sedang dalam kondisi hamil,” ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar