Sabtu, 19 September 2020 | 03:31 WIB

Visit our social media :
Home / Logistic / Freight/Cargo
Senin, 08 Juni 2020 21:02

Penerbangan Penumpang Dibatasi, Bandara AP II Tetap Sibuk Layani Kargo Udara

Translog Today
(AP II)

JAKARTA -

Volume angkutan kargo di 19 bandara kelolaan PT Angkasa Pura II (Persero) diperkirakan mencapai 34 juta kilogram selama masa pembatasan penerbangan 7 Mei-7 Juni 2020. Dari jumlah itu, sekitar 27 juta kg berasal dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng.

President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan sesuai dengan peraturan memang tidak ada pembatasan bagi penerbangan kargo selama pembatasan penerbangan pada masa pandemi Covid-19.

“Kargo justru diperluas dimana maskapai yang mengoperasikan pesawat dengan konfigurasi penumpang dapat kemudian khusus mengoperasikan penerbangan kargo dengan memuat kargo di kabin penumpang,” katanya, Senin (8/6).

Dia mengatakan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan stakeholder guna menjaga pengelolaan di pergudangan serta aspek lainnya, memastikan kargo tertangani dengan baik.

“Dalam sebulan terakhir atau sejak 7 Mei hingga 7 Juni 2020, volume angkutan kargo memang tidak sebanyak kondisi normal. Namun, volume yang mencapai 34 juta kg ini mencerminkan bisnis angkutan kargo di industri penerbangan tetap terjaga dan masih berpeluang tumbuh tahun ini,” kata Awaluddin.

Selain maskapai penumpang yang mengoperasikan penerbangan kargo, terdapat maskapai yang memang mengoperasikan pesawat kargo (freighter) di bandara PT Angkasa Pura II yaitu My Indo Airlines, Cargo Lux dan K-Mile Air.

Angkasa Pura II saat ini memiliki dua perusahaan afiliasi yang bergerak di bisnis kargo, yakni PT Angkasa Pura Kargo (99,99% saham) dan PT Gapura Angkasa (46,26% saham).

“Kami memastikan pengelolaan dan pengiriman kargo di bandara-bandara Angkasa Pura II tetap lancar di tengah pembatasan penerbangan selama pandemi Covid-19,” ujar Awaluddin. (hlz/hlz)


Komentar