Sabtu, 19 September 2020 | 02:59 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Senin, 08 Juni 2020 20:46

SK Engineering & Construction Bakal Bangun Cold Storage di Terminal Teluk Lamong

Ayu Puji
(Pelindo III)

SURABAYA -

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) menggandeng SK Engineering and Construction dari Korea Selatan untuk membangun fasilitas cold storage dengan teknologi pemanfaatan liquified natural gas (LNG) di Terminal Teluk Lamong (TTL) Surabaya.

Penandatanganan Non Disclosure Agreement (NDA) antara kedua perusahaan dilakukan secara daring dari tiga lokasi berbeda, yaitu Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dari Jakarta, Pelindo III dari Surabaya, dan SK Engineering and Construction dari Korsel, Minggu (7/6).

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM Farah Ratnadewi Indriani memberikan apresiasi kepada Pelindo III dan SK Engineering and Construction karena tetap optimistis melakukan kerja sama di tengah pandemi Covid-19.

“Saya sangat menghargai jalinan kerja sama antara Pelindo III dan SK Engineering and Construction karena walaupun di tengah pandemi Covid-19 semua masih menunjukkan langkah positif untuk berinvestasi. Ini sangat penting, tidak hanya untuk BKPM, tetapi juga untuk Indonesia sebagai negara, sekaligus menunjukkan hubungan yang baik antara Korea dan Indonesia,” ujar Farah dalam sambutannya.

Anggota Komite BKPM Yukki Nugrahawan Hanafi juga mengapresiasi langkah Pelindo III dan SK Engineering and Construction karena komitmen dari semua pihak sangat diperlukan.

“Saya ucapkan selamat untuk Pelindo III dan SK Engineering and Construction yang pada hari ini melakukan penandatanganan NDA meskipun di tengah pandemi ini, semoga ke depan dan tidak lama lagi dapat dilanjutkan ke MoU dan segera terealisasi kerja sama yang baik antara kedua perusahaan dan negara,” katanya. 

Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III Toto Nugroho mengatakan, kerja sama itu diharapkan meningkatkan nilai dari masing-masing perusahaan dan mempererat hubungan antara Indonesia dan Korea, dimana pasca pandemi Covid-19 kesempatan untuk berusaha diyakini semakin luas.

“Terima kasih kepada SK Engineering and Construction yang telah tertarik dan bersedia untuk melakukan penjajakan lebih dalam dimana dengan dilakukan penandatanganan NDA,” ujarnya.

Selanjutnya, kedua belah pihak akan menindaklanjuti lebih dalam dengan membuat tim yang tugasnya untuk melakukan pembahasan lebih detail. 

Keberadaan cold storage akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna jasa pelabuhan di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Fasilitas ini akan menjaga ketersediaan logistik bahan pangan seperti daging, ikan, sayur dan buah yang memerlukan mesin pendingin agar lebih awet dan tidak mudah busuk sehingga dapat menekan biaya. (hlz/hlz)


Komentar