Selasa, 28 September 2021 | 17:25 WIB

Visit our social media :
Home / Corporation / Corporate Action
Rabu, 19 Mei 2021 19:48

IPC Topping Off Maritime Tower, Bakal Jadi Gedung Ikonik di Jakarta Utara

Editor

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC melakukan topping off proyek pembangunan gedung perkantoran Maritime Tower di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (19/5/2021), yang menandakan kegiatan konstruksi memasuki tahap finishing.

Prosesi topping off dilakukan secara hybrid, di mana hadir secara offline jajaran Direksi IPC, Direksi PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk, Direksi Anak dan Cucu Perusahaan IPC, sementara perwakilan calon pengguna jasa dan penyewa tenant komersial hadir secara virtual.

"Hingga topping off ini diselenggarakan, Proyek Maritime Tower telah mencapai progres 78,9%. Gedung perkantoran ini kami targetkan selesai dan siap beroperasi pada Semester II tahun 2021," ujar Wakil Direktur Utama IPC, Hambra.

Maritime Tower dibangun di atas lahan seluas 1,5 ha, yang akan difungsikan sebagai one-stop service ekosistem jasa kepelabuhanan dan logistik.

Gedung 24 lantai yang diharapkan menjadi Integrated Maritime Community Building ini nantinya selain digunakan sebagai kantor pusat IPC, kantor anak dan cucu perusahaan IPC Group, juga para pelaku bisnis kemaritiman dan kepelabuhanan.

IPC melalui cucu perusahaan PT Menara Maritim Tower (MMI) bekerja sama dengan PT PP (Persero) Tbk sebagai kontraktor terintegrasi rancang bangun yang mengerjakan tahapan kegiatan desain dan konstruksi.

Proyek Maritime Tower sebagai gedung perkantoran modern akan dioperasikan dengan sistem smart building serta memiliki sertifikasi Green Building Gold Level.

"Realisasi Proyek Maritime Tower yang diproyeksikan sebagai gedung ikonik di Jakarta Utara bagi dunia maritim dan kepelabuhanan ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, khususnya saya mengapresiasi kerja keras tim PP yang telah mengerjakan konstruksi Maritime Tower dengan zero accident serta penerapan protokol kesehatan secara menyeluruh," ujar Hambra. (hlz/hlz)


Komentar