Selasa, 18 Januari 2022 | 23:53 WIB

Visit our social media :
Home / General News / Law
Kamis, 18 November 2021 22:12

Cegah Mafia Pelabuhan, Kejaksaan Agung Inisiasi Kolaborasi dengan Stakeholder Terkait

Translog Today
(Puspenkum Kejagung)

JAKARTA - Kejaksaan Agung menginisiasi kolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait di pelabuhan menindaklanjuti instruksi Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam upaya pemberantasan mafia pelabuhan.

"Kami menggelar rapat koordinasi sebagai tindaklanjut instruksi Jaksa Agung untuk fokus dalam pemberantasan mafia pelabuhan," kata Jaksa Agung Muda Intelijen Dr. Sunarta dalam keterangan pers, Kamis (18/11/2021).

Selain upaya penindakan, kata Jamintel, perlu dilakukan upaya pencegahan mafia pelabuhan. Oleh karena itu, Kejaksaan Agung menginisiasi dan mengajak untuk menyamakan persepsi dengan para stakeholders yang terkait di pelabuhan.

"Kejaksaan selaku penegak hukum dan stakeholders terkait di wilayah pelabuhan perlu mewujudkan suatu bentuk semangat kolaborasi dalam strategi pencegahan mafia pelabuhan," ujar Sunarta.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, dia berharap dalam jangka pendek dapat dilaksanakan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Kejaksaan dengan para stakeholders terkait (baik internal maupun eksternal) dalam upaya pencegahan kejahatan ataupun mafia pelabuhan.

Peserta yang hadir dalam rapat tersebut menyambut baik semangat yang sama dalam strategi pencegahan (preventif) melalui kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan mafia pelabuhan.

Dalam rapat koordinasi itu, Jamintel Dr Sunarta didampingi oleh Direktur C pada JAM Intelijen Rorogo Zega, Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dan Koordinator C pada JAM Intelijen Harli Siregar.

Adapun perwakilan stakeholders, yakni dari Kementerian Perhubungan, Imigrasi, Bea Cukai, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, KSOP Pelabuhan Tanjung Priok, Balai Besar Karantina Pertanian, Pelindo, Jakarta International Container Terminal. (hlz/hlz)


Komentar