Selasa, 18 Januari 2022 | 23:33 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Jumat, 26 November 2021 12:30

IPC TPK Luncurkan New Service Direct Call ke Teluk Persia

Translog Today
IPC TPK - Kaiso luncurkan direct call ke Teluk Persia (IPC TPK)

JAKARTA -

IPC Terminal Petikemas/IPC dan Kaiso Line bergerak cepat menindaklanjuti arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke Integrated Planning & Control di Pelabuhan Tanjung Priok 1 Oktober 2021 lalu.

Arahan Menko Marves itu terkait dengan peningkatan pelayanan New Service dari Indonesia ke negara tujuan melalui peluncuran Direct Call dengan nama Service Kaiso Persian Gulf (KPG) menggunakan kapal MV Atlantic Pioneer yang sandar di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (25/11) pagi.

Kapal MV Atlantic Pioneer milik Kaiso Line dijadwalkan bertolak pada Kamis (25/11) malam dari Pelabuhan Tanjung Priok membawa muatan peti kemas dengan rute perjalanan Jakarta - Nhava Sheva (India) - Karachi (Pakistan) - Jebel Ali (Uni Emirate Arab) - Dammam (Arab Saudi).

Peluncuran Direct Call Service Kaiso Persian Gulf yang merupakan kolaborasi IPC TPK dan
Kaiso Line ini akan rutin berlayar setiap bulan.

Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPC TPK David P Sirait mengatakan, dengan Direct Call Service Kaiso Persian Gulf, kapal yang menuju kawasan Timur Tengah tidak perlu lagi singgah di negara tetangga (Singapura atau Malaysia) sehingga akan memangkas biaya
logistik dan transit time di pelabuhan.

"Direct Call Service Kaiso Persian Gulf akan menjadi salah satu alternatif bagi pengguna jasa yang ingin mengirimkan barang dari dan menuju kawasan Middle East," ungkapnya dalam siaran pers IPC TPK, Kamis (25/11).

Dia mengharapkan Direct Call ini dapat meningkatkan produktivitas pelayanan di terminal, meningkatkan daya saing pelabuhan dan menciptakan peluang usaha bagi pelaku bisnis untuk
mengembangkan pasar ke negara-negara Timur Tengah.

Pada tahun 2021, tuturnya, IPC TPK telah meluncurkan 4 New Service Direct Call dari berbagai wilayah di Indonesia melalui kerjasama dengan perusahaan pelayaran seperti Meratus Line, Pelayaran Tresnamuda Sejati dan Kaiso Line sebagai bentuk komitmen ikut serta mengatasi kekurangan kapasitas angkut ekspor Indonesia.

"Kami terus berupaya meningkatkan produktivitas terminal melalui digitalisasi sistem operasional dan pelayanan, planning & control yang efektif dan terintegrasi serta mempersiapkan kapabilitas SDM di lapangan agar peluncuran New Service Direct Call dapat memberikan manfaat optimal bagi pengguna jasa," kata David. (hlz/hlz)


Komentar