Selasa, 24 Mei 2022 | 22:41 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Selasa, 08 Februari 2022 18:16

Akses Tol Makassar New Port Siap Dibangun, Target Beroperasi Juni 2023

Translog Today
(repro)

MAKASSAR -

Jalan akses tol menuju Makassar New Port (MNP), salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero), siap dibangun, ditandai dengan peletakan batu pertama pada Senin (7/2/2022).

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah mengharapkan jalan akses tol MNP yang akan dibangun mulai akhir Februari ini akan meningkatkan daya saing kawasan industri di Indonesia, baik dalam konteks regional maupun internasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar.

"Pembangunan jalan tol di Indonesia menjadi salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi yang dapat memangkas biaya logistik dan waktu tempuh. Setelah groundbreaking, konstruksi segera dimulai sehingga dapat selesai sesuai target yakni beroperasi pada Juni 2023 atau bisa lebih cepat lagi," ujar Fatah saat menyampaikan sambutan dalam acara itu.

Tahap pertama pembangunan jalan akses tol MNP ini dimulai dari arah pelabuhan lama (Jalan Tol Seksi 1) menuju MNP sepanjang 1,2 km. Adapun pembangunan tahap kedua mulai dari arah bandara (Jalan Tol Makassar Seksi IV) menuju ke MNP sepanjang 2 km dengan lebar lajur 4 meter. Selanjutnya, dari MNP menuju ke bandara akan dikerjakan pada tahap berikutnya atau Tahap III.

"Pemprov bersama Forkopimda Sulsel siap untuk mengawal setiap pembangunan yang dilakukan di Sulsel dan khususnya di Makassar," kata Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang hadir dalam acara itu.

Pembangunan Jalan Akses Tol MNP yang juga merupakan bagian dari PSN Jalan tol Makassar - Maros - Sungguminasa - Takalar (Mamminasata) ini dikerjakan oleh PT Nusantara Infrastructure Tbk melalui PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor pembangunan.

Direktur Utama PT Nusantara Infrastructure Tbk. Ramdani Basri menyampaikan, pembangunan jalan akses tol Makassar New Port ini merupakan lanjutan dari komitmen Perseroan untuk berkontribusi mendorong pembangunan infrastruktur berkelanjutan dengan menciptakan konektivitas daerah, khususnya di Kota Makassar.

"Kehadiran tol MNP ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, distribusi logistik dan memperlancar jalur ekspor dan impor serta menjadi salah satu solusi dalam mengurai kemacetan bagi angkutan barang atau logistik dengan akses langsung dari dan menuju ke MNP," ujarnya.

Adapun jalan akses tol yang terkoneksi dengan MNP ini akan meningkatkan konektivitas akses menuju MNP dengan jalan tol eksisting, sehingga waktu tempuh transportasi peti kemas akan empat kali lebih cepat dari kondisi sebelum ada jalan akses tol.

"Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran akses MNP, hadirnya akses ini tentu akan meningkatkan kelancaran arus logistik pelabuhan. Saya berharap akses jalan tol ini, tak hanya memangkas waktu tempuh tetapi juga memperlancar pertumbuhan ekonomi, tak hanya di Makassar dan Sulsel, tetapi juga di Indonesia Timur," kata Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono.

Sebagai informasi, MNP Tahap 1A telah dioperasikan sejak November 2018, sedangkan Tahap 1B dan 1C sedang dikerjakan. Kondisi eksisting MNP saat ini telah memiliki lapangan penumpukan peti kemas seluas 16 hektare dengan panjang dermaga 360 meter.

Dengan hadirnya akses jalan tol MNP pada tahun 2023 diproyeksikan mampu melayani 900 ribu TEUs peti kemas. Ke depannya, secara total untuk Tahap 1 MNP memiliki dermaga dengan panjang 1.600 meter dan lapangan penumpukan petikemas seluas 50 hektare dengan kapasitas 2,5 juta TEUs. (hlz/hlz)


Komentar