Selasa, 15 Juni 2021 | 17:34 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Land Transport
Kamis, 20 Mei 2021 07:29

Kemenhub Siapkan Peta Jalan Percepatan Program Mobil Listrik

Translog Today
(dephub.go.id)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan menyiapkan Road Map (Peta Jalan) percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan di Indonesia sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, pihaknya pekan depan akan mempresentasikan Road Map tersebut dalam satu diskusi yang lebih detail, sehingga bisa dijadikan pedoman atau patokan bagi stakeholder terkait.

"Road Map ini telah kami koordinasikan dengan Kemenko Marvest," kata Menhub dalam Rapat Tindak Lanjut Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan, di Jakarta, Rabu (19/5).

Budi Karya menyampaikan, sejumlah upaya telah dilakukan Kemenhub untuk mendorong percepatan program KBLBB di Indonesia, di antaranya menerbitkan beberapa regulasi, menggunakan KBLBB sebagai kendaraan operasional Kemenhub.

Selain itu, mendorong angkutan umum seperti Transjakarta, Damri, Angkutan Bandara untuk menggunakan bus dengan tenaga listrik, serta mendorong penggunaan bus listrik melalui Program Buy The Service (BTS) di beberapa kota.

Kota Percontohan

Kemenhub juga menyiapkan sejumlah langkah, antara lain merencanakan penggunaan KBLBB sebagai kendaraan operasional di tiga Kota Percontohan di Indonesia, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat dan Bali.

"Kendaraan listrik juga bisa menjadi preferensi bagi Indonesia menjadi negara pengekspor kendaraan listrik, dan kita punya Pelabuhan Patimban yang sangat terbuka untuk dilakukan pengembangan industri mobil listrik. Karena memiliki car terminal yang memang diprioritaskan untuk ekspor ataupun antarkota," ujarnya.

Menhub berharap dukungan dari stakeholder terkait untuk bersama-sama menjadikan kendaraan listrik sebagai kebutuhan massal di Indonesia. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan PLN untuk menyediakan tempat pengisian (charging) di simpul-simpul transportasi yaitu di stasiun kereta api di Jakarta.

Dia memberikan apresiasi kepada para pelaku industri otomotif dalam negeri yang sudah mulai memproduksi kendaraan listrik, dimana pemerintah mendukung pengembangan industi kendaraan listrik buatan dalam negeri dengan memperhatikan tingkat komponen dalam negeri (TKDN). "Kebijakan ini diharapkan membuka banyak lapangan kerja," kata Budi Karya.

Sementara itu, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko yang juga Ketua Persatuan Industri Kendaraan Listrik Indonesia menyampaikan apresiasi atas upaya-upaya yang telah dilakukan Kemenhub untuk mendorong percepatan program KBLBB di Indonesia, di antaranya membuat Road Map sebagai transisi penggunaan kendaraan listrik yang akan ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri.

"Kita semua harus yakin bahwa pemerintah telah mengambil langkah yang cepat dan bijak dalam memutuskan bagaimana pembangunan kendaraan listrik harus segera terwujud dengan baik. Karena ini juga bagian dari tanggung jawab pemerintah Indonesia khususnya Presiden Indonesia atas Protocol Paris untuk mereduksi gas CO2 dan polusi dengan penggunaan bus listrik, mobil/motor listrik, dan sepeda listrik," jelas Moeldoko. (hlz/hlz)


Komentar